Langsung ke konten utama

Apakah Al-Qur'an diturunkan beserta ragam qiraah nya?



Bismillah...

Segala puji bagi allah yang telah menjadikan kalamullah sebagai pedoman ummat manusia, shalawat serta salam kepada para nabi dan rasul terkhusus kepada Rasulullah saw sebagai utusan yang diamanahkan kepada nya kalamullah  alquran untuk disampaikan isi kandungan nya kepada ummat manusia dan juga kepada keluarganya, para sahabat nya, serta para pengikutnya yang senantiasa mengikuti dan mentaati ajaran ajaran nya.

Para ulama  terdahulu hingga ulama kontemporer saat ini telah menjadikan alquran sebagai pusat bahan kajian dalam berbagai bidang keilmuan baik dibidang tafsir, bahasa, sastra, hingga pengetahuan umum. Dari sini lah lahir berbagai macam disiplin ilmu yang dapat mengantarkan kita kepada jalan untuk mengetahui, mengagungkan dan mendekatkan diri kepadanya.  

Alquran merupakan kalamullah seperti kitab injil, taurat dan zabur yang berupa wahyu yang diturunkan allah melalui perantara malaikat jibril kepada rasulullah, kalamullah sama seperti sifat allah yang lain, ia bersemayam dalam dzat wujudnya, para ulama bersepakat bahwa kalamullah adalah sesuatu yang diturunkan/diwahyukan kepada malaikat jibril, perbedaaan pendapat dari kalangan ulama adalah peroses atau metode diturunkan nya apakah kalamullah diturunkan dengan makna bahasa, atau diturunkan dengan makna majazi. Pendapat pertama mengatakan diturunkan secara bahasa dalam arti bahwa kalamullah diturunkan pada suatu tempat. Pendapat kedua  mengatakan kalamullah diturunkan secara majazi dalam arti diwahyukan kepada malaikat jibril yang telah diubah wujud kalam ny menjadi kalimat dan huruf agar menunjukkan makna dari kalam itu, pendapat ketiga mengatakan diturunkan ke langit dunia setelah ditetapkannya di lauhilmahfudz. Itulah beberapa pendapat para ulama tentang proses diturunkan ny kalamullah yang berupa wahyu.

Adapun peroses diturunkan nya kepada rasulullah juga ada beberapa pendapat. Pendapat pertama, malaikat jibril menurunkan alquran dengan wujud hakikat nya sebagai malaikat, pendapat kedua, malaikat jibril menurunakn nya dalam wujud seorang manusia, pendapat ketiga, malaikat jibril menurunkan alquran tidak dalam wujud yang terlihat akan tetapi rasulllah dapat Merasakan wahyu yang diturunkan kepadanya seperti berkeringatnya rasulullah pada musim yang sangat dingin, atau terdengar suara loncengan lonceng. Sebagaiaman dalam sebuah hadist yang diriwayatkan imam bukhari dari aisyah ra “harist bin hisyam bertanya kepada rasulullah, ya rasulallah “bagaiamana wahyu diturunkan kepada mu”? beliau menjawab “ terkadang seperti suara loncengan lonceng, dan terkadang malaikat jibril datang dngan wujud seseorang lalu kemudian mewahyukan kepadaku. Lalu kemudian aisyah berkata “aku telah melihat diturunkan nya wahyu kepada rasulullah pada hari yang sangat dingin dan beliau bercucuran keringat nya.

Dan alquran tidak diturunkan kecuali dengan perantara malaikat jibril.

Dari sini kita telah mengetahui bagaimana wahyu itu diwahyukan kepada jibril lalu kemudian kepada rasulullah saw.

Adapun ragam qiraah bacaan alquran juga diajarkan jibril kepada rasulullah sebagaimana setiap malam pada malam malam ramadhan malaikat jibril mengajari rasulullah apa apa yang telah diwahyukan kepadanya sebagaimana dalam hadist rasulullah bersabda “jibril membacakan kepada ku satu huruf lalu kemudian aku mengulang nya, dan aku meminta nya lagi lalu kemudian dia mengajariku lagi sampai tujuh huruf”. (baca:makna tujuh huruf disini).

Dalam sebuah hadist diceritakan suatu ketika sahabat umar bin khattab mendengar bacaan surah alfurqan dari sahabat hisyam bin hakim yang berbeda dengan bacaan yang ia dapatkan dari rasulullah, lalu umar bin khattab menghampirinya dan berkata Siapakah yang membacakan (mengajarkan bacaan) surah itu kepadamu? Dia menjawab: 'Rasulullah yang membacakannya kepadaku.' Lalu aku katakan kepadanya: 'Dusta kau! Demi Allah, Rasulullah telah membacakan juga kepadaku surah yang engkau bacakan (tapi tidak seperti bacaanmu).lalu kemudian mereka mendatangi rasulullah dan rasulullah bersabda ”begitulah ia diturunkan”  karena malaikat jibril membacakan kepada rasulullah juga dengan model bacaan yang berbeda.

Dan dengan landasan hadist shahih ini bahwa allah membolehkan kepada rasulullah membaca alquran dengan beberapa ragam qiraah, dan malaikat jibril pun mengajari beliau dengan ragam huruf tersebut sebagai bentuk kemudahan dan menambah wawasan mereka dalam membaca alquran.


Wallahu a’lam

.
.
.

Cairo 6 April 2020
    
 Referensi kitab :

-  Al-Burhan fi Ulumi Al-Quran, penulis : Imam Az-Zarkasy, Penerbit : Dar Hadist, Cairo 2006

- ilmu Al-Qiraat, Penulis : Duktur Nabil bin Muhammad Ibrahim ali Ismail, Penerbit : Maktabah At-Taubah, Riyadh 2000



Komentar

Postingan populer dari blog ini

apa itu qiraah asyarah sugra dan kubra?

Bismillah...      Pada masa kekhalifaan Usman bin Affan periwayatan al-Qur’an dengan berbagai ragam bacaan nya telah menemukan titik terang nya pasca ditetapkan nya tiga kaidah baku yang telah ditetapkan oleh khalifah dan para tim penulis wahyu, terlebih saat beliau kembali memerintahkan para ulama delegasi beliau diutus kembali ke amsar,  baca: tujuh kota pusat perkembangan islam.   Ditangan para delegasi inilah kemudian lahirlah para imam qiraat sepuluh yang sampai pada kita hari ini, dimana dari kesepuluh imam tersebut terdapat dua murid yang masyhur dikalangan para ahlulqurra pada masa itu yang kemudian meriwayatkan dan kemudian memberikan kaidah bacaan yang mereka dapatkan dari gurunya, diantara mereka ada yang berguru secara langsung dan juga diantara mereka ada yang berguru melalui perantara, inilah yang disebut dengan periwayatan   bil washitah.  Penetapan para perawi ini berdasarkan kredibilitas dan juga kemasyhuran para perawi nya, sehigga ji...

Penamaan Surah-surah al-Qur'an, ijtihadi atau tauqifi?

Bismillah..  Al-Qur’an merupakan kitab suci yang didalam nya banyak terdapat kemukjizatan-kemukjizatan dari berbagai sisi, mulai dari sisi bahasa, rasm, urutan ayat serta surah-surah didalam nya, hal tersebut telah dibahas oleh para ulama hingga para cendikiawan-cendikiawan muslim dibidang nya masing-masing yang kemudian memberikan kesimpulan penegasan bahwa kitab suci al-Qur’an bukan lah hanya sekedar kitab bacaan yang dibaca siang dan malam, melainkan merupakan sebuah kitab yang dari permulaan hingga akhir bahasan nya penuh dengan kemukjizatan.               Termasuk juga diantara kemukjizatan nya ialah penamaan nya yang masih menjadi pembahasan yang cukup hangat dikalangan para pengkaji al-Qur’an hari ini, akan tetapi jauh sebelum itu para ulama terdahulu sudah lebih dulu membahas dan memberikan pandangan nya masing-masing dengan berlandaskan dalil-dalil yang kuat. Dari sana mereka memberikan dua simpulan yang berb...

Pembagian al-Qur'an menjadi beberapa Juz, Hizb, & Ruku'

Bismillah… Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diturunkan Allah kepada Rasulullah Saw. Dengan berbagai kemukjizatan yang tersaji didalam nya baik dari segi uslub, bahasa, hingga  sastra, tak membuat para ulama cendikiawan berhenti dalam penelitian nya mengkaji al-Qur’an. Hingga pada tulisan kali ini kita akan sedikit membahas mengenai pembagian al-Qur’an menjadi beberapa bagian seperti pembagian yang kita kenal dengan istilah Juz, Hizb, ataupun Rubu’, dan Ruku’. Pada masa Rasulullah sendiri, pembagian-pembagian yang telah kita sebutkan belum ada pada masa itu, sehingga dalam beberapa Riwayat seperti pada Riwayat Aus ibn Hudzaifah dikatakan bahwa para sahabat membagi al-Qur’an menjadi tujuh bagian. Bagian yang  pertama  terbagi menjadi tiga surah, yaitu al-Baqarah, ali Imran, dan an-Nisa. Bagian  kedua  terbagi menjadi lima surah, yaitu al-Maidah, al-An’am, al-‘Araf, al-Anfal, dan at-Taubah. Bagian  ketiga  terbagi menjadi lima surah, yaitu ...